Situs Belajar Online : Sumber belajar Kemendikbud

Seperti yang pernah di ulas dalam postingan sebelumnya Kementrian pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (KEMENDIKBUD) membuat situs belajar online untuk siswa SD, SMP, SMU, Perguruan Tinggi (PT), Guru dan Orang Tua Siswa.
Situs ini semoga bisa lebih di lengkapi lagi karena ada beberapa link yang belum di isi contohnya seperti link untuk Media belajar Sekolah Dasar (SD) kelas 1  sampai kelas 3 masih belum lengkap.
Berikut Isi dari Stus Media belajar Sumber belajar Kemendikbud : (silahkan Klik Link di bawah)
1. Rencana pelaksanaan Pembelajaran


rumah belajar : sumber belajar online

Rumah belajar sebagai  sumber media belajar online dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan republik Indonesia untuk

  1. Sekolah Dasar : SD
  2. Sekolah Menengah Pertama : SMP
  3. Sekolah Menengah Umum : SMU
  4. Perguruan Tinggi : PT
  5. Guru Kelas
  6. Orang Tua Siswa
Di rumah Belajar Online Terdapat menu :

  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP 
  • Bahan Pembelajaran Interaktif
  • Aktivitas Belajar
  • Bank Soal
  • Katalog Media

Nasehat Syeikh Bahauddin an-Naqsyabandy


  1. Mengamalkan tareqat berarti berkekalan di dalam melaksanakan ‘ubudiyyah kepada Allah, secara zahir dan batin, dengan kesempurnaan komitmen (iltizam) mengikuti as-Sunnah, dan menjauhkan segala bid’ah dan segala kelonggaran (rukhsah), pada setiap gerak dan diam.
  2. Jalan kita ialah dengan menuruti jejak langkah baginda Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat. Aku telah dibawakan ke jalan ini melalui Pintu Kurnia, karena dari permulaan jalan hingga ke akhirnya, tiada yang aku lihat melainkan pengaruniaan-pengaruniaan dari Allah.
  3. Di dalam tarekat ini, pintu-pintu kepada ilmu-ilmu langit akan dibukakan kepada as-Salikin yang teguh menuruti jejak langkah Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam. Mengikuti as-Asunnah adalah cara yang paling utama untuk membuka pintu-pintu ini

Sepuluh Tokoh Berpengaruh NU: Dari Hasyim Asy’ari sampai Presiden RI



Pengaruh mereka tidak hanya dalam bangunan yang berisikan para pemuda yang berpeci dan berkopiah, melainkan juga di gedung wakil rakyat, bahkan juga istana negara.


Peran NU dari sejak berdirinya, 1926, sampai hari ini cukup signifikan. Tidak hanya dalam hal keagamaan, melainkan juga dalam bidang-bidang lain, termasuk politik.
Kini, ketika NU memasuki usia 84 tahun, alKisah menyuguhkan penggalan-penggalan kisah sepuluh tokoh berpengaruh dalam kehidupan ormas keagamaan terbesar di Indonesia itu.

Hadratusy Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari
K.H. Hasyim Asy’ari lahir pada 24 Dzulqa`dah 1287 H atau 14 Februari 1871 M di Desa Nggedang, Jombang, Jawa Timur. Ia anak ketiga dari 10 bersaudara pasangan Kiai Asy`ari bin Kiai Usman dari Desa Tingkir dan Halimah binti Usman.

Karya-karya Syaikh Ihsan Jampes

Kitab Sirajuth Thalibin
Karya-karya Syaikh Ihsan Jampes: Pelita bagi para Penuntut Ilmu

Lantaran kelihaiannya dan kedalaman uraiannya dalam mensyarah adikarya terakhir Imam Al-Ghazali itu, Syaikh Ihsan digelari “Al-Ghazali Ash-Shaghir” (Al-Ghazali Muda) oleh para ulama di Timur Tengah.

Hingga di penghujung akhir abad ke-19 M, ulama-ulama Indonesia masih memiliki peranan sangat besar dalam mewarnai belantika dunia keilmuan Islam di kiblatnya, yakni Timur Tengah, utamanya di Makkah, Madinah, dan Mesir. Salah seorang tokoh ulama tersebut ialah Syaikh Ihsan bin Muham­mad Dahlan Al-Jampisi Al-Kadiri (Jam­pes, Kediri).

Tuanta' Salama' ri Gowa Syekh Yusuf Abul Mahasin Al-Taj Al-Khalwati Al-Makassari Al-Banteni

Syekh Yusuf Al Makassari

Syekh Yusuf berasal dari keluarga bangsawan tinggi di kalangan suku bangsa Makassar dan mempunyai pertalian kerabat dengan raja-raja Banten, Gowa, dan Bone. Syekh Yusuf sendiri dapat mengajarkan beberapa tarekat sesuai dengan ijazahnya. Seperti tarekat Naqsyabandiyah, Syattariyah, Ba`alawiyah, dan Qadiriyah. Namun dalam pengajarannya, Syekh Yusuf tidak pernah menyinggung pertentangan antara Hamzah Fansuri yang mengembangkan ajaran wujudiyah dengan Syekh Nuruddin Ar-Raniri dalam abad ke-17 itu.
Nama lengkapnya Tuanta Salamka ri Gowa Syekh Yusuf Abul Mahasin Al-Yaj Al-Khalwati Al-Makassari Al-Banteni. Tapi, ia lebih populer dengan sebutan Syekh Yusuf. Sejak tahun 1995 namanya tercantum dalam deretan pahlawan nasional, berdasar ketetapan pemerintah RI.
Kendati putra Nusantara, namanya justru berkibar di Afrika Selatan. Ia dianggap sebagai sesepuh penyebaran Islam di negara di benua Afrika itu. Tiap tahun, tanggal kematiannya diperingati secara meriah di Afrika Selatan, bahkan menjadi semacam acara kenegaraan. Bahkan, Nelson Mandela yang saat itu masih menjabat presiden Afsel, menjulukinya sebagai ‘Salah Seorang Putra Afrika Terbaik’.

Syaikh Ihsan Jampes

Syekh Ihsan Jampes - Kediri
Syaikh Ihsan Jampes (1901 – 1952) Ulama Dari Kediri

Syaikh Ihsan lahir pada 1901 M. dengan nama asli Bakri, dari pasangan KH. Dahlan dan Ny. Artimah. KH. Dahlan, ayah Syaikh Ihsan, adalah seorang kiai yang tersohor pada masanya; dia pula yang merintis pendirian Pondok Pesantren Jampes pada tahun 1886 M.

Tidak banyak yang dapat diuraikan tentang nasab Syaikh Ihsan dari jalur ibu. Yang dapat diketahui hanyalah bahwa ibu Syaikh Ihsan adalah Ny. Artimah, putri dari KH. Sholeh Banjarmelati-Kediri. Sementara itu, dari jalur ayah, Syaikh Ihsan adalah putra KH. Dahlan putra KH. Saleh, seorang kiai yang berasal dari Bogor Jawa Barat, yang leluhurnya masih mempunyai keterkaitan nasab dengan Sunan Gunung jati (Syarif Hidayatullah) Cirebon.

Kiai Haji Nahrowi Dalhar

K.H. Nahrowi Dalhar

Kiai Haji Nahrowi Dalhar atau Mbah Dalhar dikenal sebagai ulama yang mumpuni. Belum lama ini sosok Kiai Ahmad Abdul Haq meninggal dunia. Kiai  kharismatik ini adalah putra dari kiai Dalhar yang juga dikenal sebagai  salah satu wali

yang masyhur di tanah Jawa. Mbah Dalhar begitu panggilan  akrabnya adalah mursyid tarekat Syadziliyah dan dikenal sebagai seorang  yang wara’ dan menjadi teladan masyarakat.
 Kiai Haji Dalhar , Watucongol, Magelang dikenal sebagai salah satu guru  para ulama. Kharisma dan ketinggian ilmunya menjadikan rujukan umat  Islam untuk menimba ilmu. Mbah Dalhar , begitu panggilan akrabnya adalah  sosok yang disegani sekaligus panutan umat Islam, terutama di Jawa  Tengah. Salah satu mursyid tarekat Syadziliyah ini dikenal juga  menelorkan banyak ulama yang mumpuni.